Pendampingan dan Penerapan SOP Sebagai Upaya PenataanManajemen Karyawan
DOI:
https://doi.org/10.24716/fdhjkf64Keywords:
Pendampingan, SOP, Manajemen KaryawanAbstract
Pengelolaan sumber daya manusia yang belum terstruktur masih menjadi permasalahan umum pada
organisasi dan unit usaha skala kecil, khususnya yang belum menerapkan standar kerja baku. Kondisi
tersebut berdampak pada rendahnya disiplin, ketidakefisienan kerja, serta inkonsistensi pelaksanaan
tugas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menata manajemen karyawan
melalui pendampingan dan penerapan Standard Operating Procedure (SOP) di Desa Kemiri,
Kecamatan Panti. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang meliputi analisis
kebutuhan, penyusunan SOP, sosialisasi, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi.
Pengukuran hasil dilakukan secara deskriptif dan kualitatif melalui observasi kepatuhan SOP,
wawancara, dan perbandingan kondisi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan
adanya peningkatan pemahaman karyawan terhadap SOP, perubahan sikap kerja yang lebih disiplin
dan bertanggung jawab, perbaikan budaya kerja yang lebih terstruktur, serta peningkatan efisiensi
pelaksanaan pekerjaan. Meskipun masih ditemukan kendala berupa perbedaan kecepatan adaptasi
karyawan dan kebiasaan kerja lama, kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan SOP efektif
sebagai strategi penataan manajemen karyawan. Hasil pengabdian ini penting sebagai model
pendampingan yang dapat direplikasi untuk meningkatkan profesionalisme dan keberlanjutan
organisasi berbasis komunitas.
Downloads
Published
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Cakrawala Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






